Cara menghilangkan ketombe

Tuesday, 14 April 2015

CONTOH LATIHAN MC UNTUK ANAK



Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Alhamdulillah , segala puji bagi Alloh ta’ala yang telah memberikan berbagai kenikmatan kepada kita sekalian.
Sholawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam, keluarganya, para sahabatnya dan umatnya yang istiqomah dalam ajarannya.
Teman – teman rohimakumulloh
Saya sebagai pembawa acara akan membacakan susuna n acara pada malam hari ini :
Pertama : Pembukaan
Kedua : Tilawah Al qur’an
Ketiga : Kajian Dasar Keislaman
Keempat : Penutup
Teman – teman rohimakumulloh
Mari kita awali acara kita dengan membaca basmallah bersama-sama.
Acara yang kedua Tilawah Al qur’an yang akan dibacakan oleh saudara....... kepadanya di persilahkan.
Acara yang ketiga Kajian Dasar Keislaman yang akan disampaiakan oleh Ustadz..... kepadanya dipersilahkan.
Demikianlah tadi kajian dasar keislaman yang telah disampaikan ustadz ...., semoga bermanfa'at bagi kita semua. Amin.
Acara keempat penutup. Mari kita akhiri dengan membaca do’a kafaratul majlis.
Dari saya cukup sekian, mohon maaf bila ada kurang dan lebihnya...
Wassalamu ‘alaikum warohmatullohi wabarokatuh.

CONTOH LAMARAN PEKERJAAN DAN DAFTAR RIWAYAT HIDUP



Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.
Pimpinan Personalia
PT . DENSO  Indonesia
Di tempat

Salam hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama                                         : Deka Anggoro
Tempat, Tanggal lahir                : Brebes, 24 Desember 1988
Agama                                       : Islam
Alamat / Domisili                     : Jln. Bunga Harapan RT/RW : 01/08 Margahayu                        Bekasi Timur
No. HP                                      : 0858 1448 7531
Mengajukan surat lamaran pekerjaan untuk menjadi karyawan di Perusahaan  yang bapak pimpin, sebagai bahan pertimbangan bapak, saya lampirkan dokumen-dokumen berikut ini :
1.      Daftar riwayat hidup
2.      Fotocopy STTB
3.      Foto copy SKCK
4.      Fotocopy KTP
5.      Fotocopy Surat Pengalaman Kerja
6.      Fotocopy Operator Forklift
7.      Pas Photo 4x6 ( 2 lembar )
Demikian surat lamaran ini saya buat, besar harapan saya diterima di Perusahaan Bapak. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.
Bekasi, 15 Juni 2014
Hormat saya,


Deka Anggoro

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
1.      Nama                                       : Deka Anggoro
2.      Tempat, Tanggal Lahir            : Brebes, 24 Desember 1988
3.      Agama                                     : Islam
4.      Kebangsaan                             : Indonesia
5.      Alamat / Domisili                    : Jln. Bunga Harapan RT/RW : 001/008 Margahayu
  Bekasi Timur
6.      No HP                                     : 0858 1448 7531

PENDIDIKAN

1. Sekolah Dasar Negeri 01 Bantarkawung ................................................ Berijazah
2. MTs Negeri 01 Bantarkawung ................................................................ Berijazah
3. SMU Negeri 01 Bantarkawung ............................................................... Berijazah

PENGALAMAN KERJA

1.    PT. SANYO Indonesia dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2011

Demikian Daftar Riwayat Hidup ini saya buat dengan sebenar – benarnya.
Bekasi, 15 Juni 2014
Hormat saya,

Deka Anggoro

HATI-HATI KRISIS DEMOGRAFI SEPERTI JEPANG



Tanggal 1 Juni adalah peringatan hari anak – anak sedunia. Peringatan bagi seluruh anak – anak di negara masing – masing untuk merayakannya. Disamping peringatan itu ada satu negara yaitu Jepang yang menjadi perhatian dunia dimana jumlah anak – anaknya lebih sedikit dibandingkan orang dewasa. Selama ini negara Jepang sedang dilanda krisis demografi. Krisis dimana jumlah populasi penduduk di negeri tersebut terus menerus mengalami penurunan. Jika krisis demografi di suatu negara dibiarkan dan pemerintahnya tidak ada upaya mencari solusi maka negara akan kesulitan dalam menyelenggarakan pemerintahan.
Pemerintah Jepang sendiri bertekad bahwa untuk 50 tahun mendatang jumlah penduduk di negeri Sakura itu harus dipertahankan pada angka 100 juta jiwa. Padahal jumlah penduduk saat ini adalah kurang lebih 127 juta jiwa, mereka mengkhawatirkan kondisi jika pada tahun 2060 mendatang jumlah penduduknya turun drastis hingga pada angka 87 juta jiwa itupun mayoritas yang usianya sudah lansia.
Kondisi berkurangnya penduduk di suatu negara bukan masalah sepele, tentu itu masalah serius yang harus melibatkan semua warga negara tersebut. Untuk menyelesaikan masalah krisis demografi bukan hanya melihat dari segi ekonomi saja yang harus dibenahi akantetapi harus melihat berbagai segi termasuk segi urgensinya regenerasi keturunan. Jika hanya yang dibenahi tentang reformasi perekonomian, saya berpendapat tidak akan ada habisnya. Misalnya saja pemerintah menjamin kebutuhan ekonomi setiap orang dengan jumlah uang sebesar 3 juta perbulan akantetapi realitanya pasti akan melebihi dari itu, bisa 5 atau 6 juta dan hal ini dipastikan dari pengaruh gaya hidup masing – masing. Tentunya ini membuktikan bahwa dengan hanya membenahi dari segi ekonomi saja  akan sulit sampai pada titik penyelesaian.
Beberapa sumber seperti New York Times menyampaikan bahwa alasan wanita Jepang banyak yang memilih berstatus lajang alias tidak menikah diantaranya adalah para wanita Jepang sangat enggan terbebani untuk mengurus anak, enggan berbakti kepada suami,  enggan untuk saling terbuka saat sudah menjadi suami istri, biaya hidup yang mahal dan mungkin masih ada alasan lain yang bervariasi. Alasan – alasan inilah yang membuat mereka malas untuk membangun rumah tangga dan enggan membina keluarga menjadi besar yang banyak keturunannya. Kondisi tersebut diperparah dari pihak laki – lakinya yang mayoritas bergantung kepada orang tua alias tidak mau mandiri dan tidak mau ambil resiko untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga yang menjadi tangung jawabnya dengan alasan biaya hidup yang semakin berat. Sehingga akhirnya laki – laki dan wanita di Jepang saling menjaga jarak untuk menghindari ikatan rumah tangga.
Hal yang harus diwaspadai
Jepang dengan Indonesia sudah jelas berbeda. Perbedaannya sangatlah banyak, baik dari segi cultural ( budaya ), geografis ( letak wilayah ),religion ( agama ) dan yang lainnya. Kita sebagai bangsa Indonesia tentulah menghormati perbedaan dan kita harus dapat menyaring apa saja yang bermanfaat dari perbedaan tersebut. Problematika di Jepang yang saat ini dialaminya ( krisis demografi ) merupakan salah satu perbedaan yang menonjol antara Jepang dengan Indonesia. Dari tahun ke tahun negara Jepang mengalami penurunan jumlah penduduk akantetapi sebaliknya, Indonesia mengalami pertambahan jumlah penduduk. Indonesia sendiri di era 80-an jumlah penduduknya sekitar 175 juta jiwa, sedangkan di abad ke -  21 ini kalau melihat data statistik Indonesia tahun 2014 sudah mencapai angka lebih dari 244 juta jiwa.
Ada beberapa hal yang harus diwaspadai oleh bangsa Indonesia terutama kaum muda terhadap gaya melajangnya para pemuda dan pemudi Jepang sekarang ini. Diantara yang harus kita waspadai adalah :
1.      Memilih tidak menikah ( melajang ) merupakan bukan fitrah manusia. Nenek moyang manusia yang pertama memang tadinya hidup sendiri tanpa ada pendamping yang menemani namun kemudian diciptakan pasangannya dan melalui hidup bersama dengan pasangannya itulah mereka memperoleh ketentraman serta kebahagiaan sehingga akhirnya berkembang biak dan memakmurkan dunia ini. Maka dengan tidak menikah dan tidak ada keturunan, dunia ini tidak akan berkembang dinamis.
2.      Memilih melajang mengarah pada penekanan atas penyaluran kebutuhan biologis yang dibenarkan kearah yang tidak dibenarkan. Setiap manusia normal tentu membutuhkan penyaluran biologis dan akan sangat tidak normal jika kebutuhan itu ditekan bahkan dihilangkan. Penyaluran kebutuhan biologis yang dibenarkan adalah tentu dengan ikatan pernikahan yang sah, sedangkan yang tidak dibenarkan adalah pergaulan bebas ( freesex ). Dimana pun negaranya pasti menilai negatif terhadap pergaulan bebas.
3.      Memilih tidak menikah dengan alasan ekonomi akan memunculkan banyak masalah sosial. Saat alasan ketidakmampuannya dalam mencukupi kebutuhan ekonomi maka banyak orang yang mengalami depresi, mengalami gangguan jiwa, bunuh diri, kejahatan seksual dan masalah – masalah lainnya.
4.      Memilih melajang ( tidak menikah ) akan memutuskan generasi keturunan. Jumlah penduduk yang selama ini sudah berkembang akantetapi pada satu saat terhenti dengan waktu yang cukup  lama karena tidak adanya pemuda dan pemudi yang menikah maka besar kemungkinan generasi keturunannya akan punah.
Empat hal diatas harus menjadi perhatian bagi masyarakat Indonesia yang memiliki budaya harmoni dan teridiri dari warga negara yang mayoritas memeluk agama. Kehidupan modern yang ada di negara Jepang bukan berarti secara keseluruhan memiliki nilai positif. Gaya melajang para pemuda dan pemudi di Jepang sungguh tidak pantas jika terjadi di Indonesia. Dengan demikian kita harus waspada dengan perkembangan modernisasi di setiap negara termasuk mewaspadai gaya melajang pemuda pemudi di negeri Sakura tersebut.

Thursday, 9 April 2015

PELAJAR HARUS RAJIN MEMBACA



Belajar merupakan suatu upaya untuk memperoleh ilmu. Hanya mereka yang mau belajar yang akan memperoleh ilmu. Sehingga pada kondisi normal, manusia memperoleh ilmu sesuai dengan kuantitasnya dalam belajar. Seseorang yang banyak belajar maka dia akan memperoleh banyak ilmu, dan sebaliknya jika sesorang sedikit belajar maka sedikit pula ilmu yang dia peroleh.
Seorang pelajar akan memperoleh ilmu dengan beberapa metode belajar. Diantaranya adalah metode membaca, metode mendengarkan dan metode melihat suatu aksi. Metode – metode tersebut juga sebetulnya diterapkan di sekolah - sekolah. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan zaman metode yang sangat diminati oleh para pelajar adalah metode melihat suatu aksi yang berkaitan dengan materi pembelajaran, misalkan pemutaran video dengan durasi singkat. Dampak dari populernya metode ini membuat banyak sekolah tergerak untuk menerapkan metode tersebut dengan memanfaatkan teknologi berbasis IT, sehingga sang pengajar pun di tuntut agar mampu mengoprasikan komputer.
Metode – metode yang diterapkan di masing – masing sekolah merupakan upaya agar mempermudah para pelajar dalam memperoleh ilmu yang disampaikan oleh para pengajar. Akan tetapi apapun metodenya, satu yang harus tetap dilakukan oleh para pelajar adalah aktifitas membaca. Aktifitas membaca merupakan faktor utama untuk mengawali pengetahuan semua bidang ilmu baik kategori adaptif, normatif serta produktif untuk sekolah kejuruan. Semua bidang ilmu pengetahuan tersebut akan difahami oleh para pelajar dengan mengedepankan teori tertulis untuk dibaca. Kita ambil contoh dalam ilmu otomotif, untuk  merakit suatu mesin harus ada buku yang mejadi referensi dalam perakitannya. Maka kita akan kesulitan mempraktekkan perakitan mesin jika tanpa ada petunjuk tertulis. Maka dari itu teori yang berbentuk tulisan menjadi wajib disediakan untuk menjelaskan suatu ilmu. Contoh lainnya yaitu ilmu mengenai bahasa, baik itu bahasa lokal maupun bahasa asing tentunya sangat penting bagi para pelajar untuk membaca buku bahasa yang sedang dia pelajari guna mengetahui tulisan yang benar dalam pengucapan.
Pelajar akan memperoleh ilmu sesuai yang diharapkan jika ia memaksimalkan kuantitas dan kualitas membaca kemudian disertai dengan praktek yang baik pula. Karena pelajar yang rendah dalam kuantitas dan kualitas membacanya maka dia hanya akan memperoleh secuil dari segudang ilmu pengetahuan apalagi saat dituntut untuk mempraktekkan, justru hasilnya akan jauh yang diharapkan. Jadi, membaca harus menjadi prioritas utama karena tidak ada seorang pelajar yang pandai jika dia tidak rajin membaca. Adanya pelajar yang gagal dalam mecapai prestasi adalah karena pelajar tersebut tidak mengindahkan budaya membaca bahkan sampai tidak ada minat untuk membaca.
Hampir disetiap sekolah menyediakan fasilitas perpustakaan dan memberikan kesempatan kepada siswanya untuk membaca buku – buku yang berkaitan dengan materi belajar maupun buku – buku yang bersifat pengetahuan umum. Perpustakaan sekolah biasanya mempersilahkan siswanya untuk membaca buku – buku di dalam ruang perpustakaan dan ada juga buku-buku yang boleh dipinjam untuk dibaca dirumah. Hal ini harus diperhatikan oleh semua pelajar bahwa  membaca merupakan hal terpenting dalam memperoleh ilmu. Sehingga selayaknya tidak ada alasan bagi pelajar untuk mengeluhkan fasilitas bacaan.
Membaca akan menjadi hal yang menyenangkan bila disertai dengan dua hal yaitu niat dan sadar akan kebutuhan  ilmu. Sedikit demi sedikit ilmu akan diperoleh bagi pelajar yang benar – benar berniat dan sadar terhadap kebutuhan ilmu. Tanpa adanya dua hal tersebut maka seorang pelajar akan merasa jenuh ketika membaca sehingga lambat laun aktifitas membaca akan ditinggalkan. selanjutnya jika aktifitas membaca ditinggalkan oleh pelajar maka dirinya tidak akan mampu mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah.